30 September 2020

Agar Tidak Salah, Berikut 6 Panduan Investasi Online yang Perlu Dipahami

Saat ini sudah banyak bermunculan platform digital yang bergerak pada investasi online. Beberapa alasannya sudah banyak orang yang melek dengan pentingnya investasi. Kegiatan investasi sendiri sebenarnya sangatlah penting untuk dilakukan, mengingat kenaikan inflasi setiap tahunnya yang tidak menentu, sehingga sulit jika hanya menggunakan tabungan dan gaji setiap bulan saja.

Bagi kamu yang saat ini sedang berencana melakukan investasi online, berikut 6 panduan yang perlu kamu pahami terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukannya.

1. Platform Investasi Online Sudah Terdaftar di OJK

Pastikan jika platform investasi online tersebut sudah memiliki lisensi atau terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga resmi yang menaungi suatu lembaga finansial. Dengan terpenuhinya syarat ini bisa menjadi pedoman jika seluruh mekanisme investasi yang dijalankan di platform tersebut adalah legal.

2. Riset Secara Mendalam Sebelum Melakukan Investasi Online

Dalam melakukan investasi online penting untuk melakukan riset secara komprehensif terkait platform dan jenis investasi yang akan kamu jalankan nantinya. Cari tahu informasi sebanyak mungkin sebelum melakukan investasi.

Baca Juga: 101 Cara Mengatur Keuangan

Beberapa informasi penting yang bisa dicari tahu seperti berapa lama platform investasi online berdiri, track record selama ini, dan memiliki banyak pengguna. Kamu bisa mengandalkan informasi yang ada di internet maupun bertanya pada kerabat atau teman yang mungkin saja sudah pernah melakukan investasi online di platform tersebut.

3. Jangan Mudah Percaya dengan Keuntungan yang Diperoleh Besar dengan Cara Cepat

Semua orang yang melakukan investasi pasti ingin memeroleh keuntungan yang besar. Namun jika ditawari keuntungan yang sangat besar dalam jangka waktu yang sangat cepat, kamu harus patut curiga.

Jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang diperoleh dalam waktu singkat. Karena bisa jadi investasi online tersebut merupakan investasi bodong. Teliti setiap produk investasi yang ditawarkan kepada kamu dan perhitungkan dengan cermat keuntungan yang bisa kamu peroleh nantinya sebelum benar-benar melakukan investasi di produk tersebut.

Hal yang harus diingat, semakin besar kemungkinan keuntungan yang kamu peroleh, maka risiko yang dialami juga bakal semakin besar.

4. Pelajari Skema Secara Online

Hal yang tidak kalah penting saat melakukan investasi online adalah memahami bagaimana skema investasi dijalankan dalam platform tersebut. Cari tahu dari mana kamu akan memeroleh keuntungan dan apa saja risiko kerugian yang mungkin saja terjadi. Jika dalam skema investasi online ada yang kurang masuk akal, lebih baik coba cari platform lain saja.

5. Melakukan Investasi Online dengan Modal Kecil

Perkembangan investasi yang begitu dinamis membuat banyak sekali platform online yang memiliki berbagai fasilitas yang memudahkan pengguna. Tetapi tidak semua fasilitas tersebut sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya pikirkan dengan matang mana yang sesuai dengan profil risiko kamu. Amannya cobalah dulu untuk melakukan investasi yang modalnya kecil.

6. Jangan Lupakan Diversifikasi

Baiknya saat melakukan investasi online hindari menaruh dana pada satu jenis saja. Gunanya agar mengurangi risiko kemungkinan hangusnya dana, jika sewaktu-waktu kamu mengalami kerugian pada investasi tersebut. Jadi jika ada satu investasi sedang mengalami prospek yang kurang bagus, kamu bisa kurangi kerugian investasi dengan keuntungan yang berasal dari instrumen investasi lainnya.

Demikian tadi apa saja panduan untuk melakukan investasi online yang bisa kamu ikuti.

Salah satu jenis investasi yang bisa dipilih adalah reksa dana. Jenis investasi ini banyak dipilih bagi pemula karena tidak memelukan modal besar dan mekanismenya juga mudah. Untuk melakukan pembayaran investasi reksa dana bisa menggunakan LinkAja.

 

Bekerjasama dengan Mandiri Investasi, LinkAja menjadi mitra yang menyediakan metode pembayaran reksa dana di aplikasi Mandiri Investasi, yakni Moinves. LinkAja juga menyediakan layanan pembayaran BPJS, donasi, kirim uang, bertransaksi secara online atau offline di merchant yang sudah bekerja sama dengan LinkAja serta  pembayaran tagihan telepon dan TV berlangganan, pembelian pulsa, serta pembayaran tagihan listrik atau beli token listrik.

Aplikasi LinkAja bisa diunduh di App Store bagi pengguna iPhone dan Play Store untuk pengguna Android.

Bagikan artikel ini :