30 September 2020

Agar Tidak Salah, Berikut 6 Panduan Investasi Online yang Perlu Dipahami

Saat ini sudah banyak bermunculan platform digital yang bergerak pada investasi online. Adapun yang dimaksud investasi online adalah proses penanaman modal dengan tujuan agar dapat memperoleh keuntungan jangka panjang yang dilakukan dan diawasi secara online melalui aplikasi di smartphone.

Beberapa alasannya sudah banyak orang yang melek dengan pentingnya investasi. Kegiatan investasi sendiri sebenarnya sangatlah penting untuk dilakukan, mengingat kenaikan inflasi setiap tahunnya yang tidak menentu, sehingga sulit jika hanya menggunakan tabungan dan gaji setiap bulan saja.

Bagi kamu yang saat ini sedang berencana melakukan investasi online, simak dulu apa saja jenis-jenis investasi online dan panduan yang perlu kamu pahami terlebih dahulu sebelum benar-benar melakukannya.

Jenis-jenis Investasi Online

Reksa Dana

Jenis investasi online yang pertama yaitu reksa dana. Reksa dana merupakan investasi yang dipergunakan untuk menghimpun uang dari sekumpulan orang dan kemudian diinvestasikan dalam Portofolio Efek yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Contoh portofolio efek yaitu surat berharga seperti deposito, saham, obligasi, dan lain –  lain.

Pada reksa dana, terdapat manajer investasi yang bertugas melakukan pengaturan dana investasi yang terkumpul. Reksa dana sendiri termasuk yang sering dipilih oleh banyak orang dibanding ragam investasi lainnya. Dikarenakan modal yang diperlukan tidak perlu terlalu besar dan cara yang dilakukan juga mudah dipahami oleh orang awam. 

Salah satu marketplace atau aplikasi reksadana yang bisa kamu manfaatkan adalah Bibit dengan fitur Robo Advisor serta proses pembelian produk yang mudah.

Saham

Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka pilihan jenis investasi online yang bisa jadi pertimbangan yaitu saham. Keuntungan diperoleh dari dividen dan capital gain.

Namun, yang perlu dicatat meski bermain saham memberikan peluang yang cukup besar untuk mendapatkan keuntungan yang banyak, risiko bermain saham juga tergolong besar dari adanya risiko likuiditas dan capital loss. Dengan adanya risiko yang besar, ada baiknya kamu pelajari dengan seksama sebelum memutuskan untuk menjalani investasi saham.

Peer To Peer Lending 

Peer To Peer Lending (P2P) merupakan jenis investasi online yang dilakukan oleh para marketplace P2P yang berperan sebagai penghubung atau perantara antara pihak peminjam dan investor. Nantinya pihak dari P2P tersebut akan menentukan siapa calon peminjam yang sesuai berdasarkan syarat-syarat yang ditentukan oleh pihak P2P. Keuntungan yang diperoleh pun juga bukan hanya untuk investor saja, namun juga bagi pihak P2P itu sendiri.

Peer To Peer Lending (P2P) cenderung menawarkan keuntungan yang lebih tinggi. Pihak peminjam dana juga dapat mengajukan kredit secara langsung kepada pemilik dana. Syarat yang biasanya diajukan juga lebih mudah dan proses yang dijalankan cenderung cepat dari pada lembaga keuangan lain seperti bank.

Adapun platform yang bisa kamu gunakan untuk mengakses jenis investasi online yang satu ini adalah iGrow dengan rata-rata margin 12-18% per tahunnya. Selain iGrow, ada juga Investree yang menyebut diri sebagai pionir P2P Marketplace di Indonesia.

Emas Online

Jenis investasi online yang juga dapat dilirik yaitu emas. Jenis investasi ini termasuk instrumen jangka panjang dan nilainya tidak mudah terpengaruh oleh inflasi. Emas pun juga mudah sekali dijual kapan saja dan tidak memerlukan modal yang terlalu besar untuk memulainya.

Investasi emas online cukup praktis untuk dilakukan bagi kebanyakan orang. Pasalnya kamu hanya tingal membeli kepemilikan surat berharga seperti Exchange Traded Fund (ETF) emas. Dengan begini, kamu tidak perlu pusing untuk mencari atau mengeluarkan uang untuk menyewa safe deposit box atau membeli sebuah brankas untuk menyimpan emas yang ingin diinvestasikan.

Forex

Forex merupakan jenis investasi yang memberlakukan sistem jual beli valas. Keuntungan yang bisa diperoleh bersumber dari selisih nilai tukar antar mata uang.  Salah satu keuntungan dari forex yaitu forex memiliki ROI dan likuiditas yang paling tinggi.

Saat menjalankan forex, juga kamu bisa menentukan sendiri kapan ingin menjual dan membelinya,  berapa jumlah uang yang mau kamu investasikan, dan dapat memulainya dengan uang yang tidak terlalu besar. Untuk bisa melakukan investasi ini sebaiknya kamu pahami dulu mekanisme cara melakukan transaksi dan strategi menjalankannya agar keuntungan bisa diraih.

Panduan Investasi Online

Setelah tahu apa saja jenis investasi online yang bisa dipilih, sekarang mari beralih tentang bagaimana panduan menjalankan investasi online lewat penjelasan berikut.

1. Platform Investasi Online Sudah Terdaftar di OJK

Cara investasi online aman yang pertama, pastikan jika platform investasi online tersebut sudah memiliki lisensi atau terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga resmi yang menaungi suatu lembaga finansial. Dengan terpenuhinya syarat ini bisa menjadi pedoman jika seluruh mekanisme investasi yang dijalankan di platform tersebut adalah legal.

2. Riset Secara Mendalam Sebelum Melakukan Investasi Online

Dalam melakukan investasi online penting untuk melakukan riset secara komprehensif terkait platform dan jenis investasi yang akan kamu jalankan nantinya. Cari tahu informasi sebanyak mungkin sebelum melakukan investasi.

Baca Juga: 101 Cara Mengatur Keuangan

Beberapa informasi penting yang bisa dicari tahu seperti berapa lama platform investasi online berdiri, track record selama ini, dan memiliki banyak pengguna. Kamu bisa mengandalkan informasi yang ada di internet maupun bertanya pada kerabat atau teman yang mungkin saja sudah pernah melakukan investasi online di platform tersebut.

3. Jangan Mudah Percaya dengan Keuntungan yang Diperoleh Besar dengan Cara Cepat

Semua orang yang melakukan investasi pasti ingin memeroleh keuntungan yang besar. Namun jika ditawari keuntungan yang sangat besar dalam jangka waktu yang sangat cepat, kamu harus patut curiga.

Jangan mudah percaya dengan iming-iming keuntungan besar yang diperoleh dalam waktu singkat. Karena bisa jadi investasi online tersebut merupakan investasi bodong. Teliti setiap produk investasi yang ditawarkan kepada kamu dan perhitungkan dengan cermat keuntungan yang bisa kamu peroleh nantinya sebelum benar-benar melakukan investasi di produk tersebut.

Hal yang harus diingat, semakin besar kemungkinan keuntungan yang kamu peroleh, maka risiko yang dialami juga bakal semakin besar.

4. Pelajari Skema Secara Online

Hal yang tidak kalah penting salah satu cara investasi online aman yaitu dengan memahami bagaimana skema investasi dijalankan dalam platform tersebut. Cari tahu dari mana kamu akan memeroleh keuntungan dan apa saja risiko kerugian yang mungkin saja terjadi. Jika dalam skema investasi online ada yang kurang masuk akal, lebih baik coba cari platform lain saja.

5. Melakukan Investasi Online dengan Modal Kecil

Perkembangan investasi yang begitu dinamis membuat banyak sekali platform online yang memiliki berbagai fasilitas yang memudahkan pengguna. Tetapi tidak semua fasilitas tersebut sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya pikirkan dengan matang mana yang sesuai dengan profil risiko kamu. Amannya cobalah dulu untuk melakukan investasi yang modalnya kecil.

6. Jangan Lupakan Diversifikasi

Baiknya saat melakukan investasi online hindari menaruh dana pada satu jenis saja. Gunanya agar mengurangi risiko kemungkinan hangusnya dana, jika sewaktu-waktu kamu mengalami kerugian pada investasi tersebut. Jadi jika ada satu investasi sedang mengalami prospek yang kurang bagus, kamu bisa kurangi kerugian investasi dengan keuntungan yang berasal dari instrumen investasi lainnya.

Demikian tadi apa saja jenis investasi online dan panduan untuk melakukan investasi online yang bisa kamu ikuti.

Salah satu jenis investasi yang bisa dipilih adalah reksa dana. Jenis investasi ini banyak dipilih bagi pemula karena tidak memerlukan modal besar dan mekanismenya juga mudah. Untuk melakukan pembayaran investasi reksa dana bisa menggunakan LinkAja.

Bekerjasama dengan Mandiri Investasi, LinkAja menjadi mitra yang menyediakan metode pembayaran reksa dana di aplikasi Mandiri Investasi, yakni Moinves. LinkAja juga menyediakan layanan pembayaran BPJS, donasi, kirim uang, bertransaksi secara online atau offline di merchant yang sudah bekerja sama dengan LinkAja serta pembayaran tagihan telepon dan TV berlangganan, pembelian pulsa, serta pembayaran tagihan listrik atau beli token listrik.

Kamu pun juga bisa membaca artikel yang ada di situs LinkAja di sini untuk tahu berbagai tips dan trik mulai dari gaya hidup hingga finansial seperti artikel 7 Peluang Bisnis yang Menguntungkan Saat Pandemi.

Aplikasi LinkAja bisa diunduh di App Store bagi pengguna iPhone dan Play Store untuk pengguna Android.

Baca juga: Apa Itu Investasi Rendah Resiko? Yuk, Cari Tahu Selengkapnya di Sini!

Kartu Prakerja

Bagikan artikel ini :