25 November 2020

Apa Itu Investasi Rendah Resiko? Yuk, Cari Tahu Selengkapnya di Sini!

Investasi rendah resiko merupakan investasi yang dianggap minim kemungkinan untuk mengalami kehilangan sebagian atau seluruh uang kamu. Biasanya investasi rendah risiko memberikan keamanan sebab kemungkinan resiko investasi mengalami penurunan tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Namun perlu diingat bahwa investasi rendah resiko cenderung memberikan keuntungan yang kecil. 

Kapan Sebaiknya Memilih Investasi Rendah Resiko?

Di bawah ini ada beberapa kondisi yang bisa dipertimbangkan untuk mencoba melakukan investasi rendah resiko.

  1. Baru mau mencoba melakukan investasi
  2. Kamu memerlukan dana dari investasi tersebut dalam jangka waktu pendek
  3. Tidak memiliki rencana terhadap uang yang dimiliki sekarang
  4. Akan dijadikan sebagai dana darurat

 

Macam-macam Investasi Rendah Resiko

Sekarang sudah banyak investasi rendah resiko yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kamu. Yuk, ketahui apa saja macam-macam investasinya berikut ini!

Investasi Emas

Investasi emas sudah ada sejak lama dan sampai saat ini masih banyak peminat termasuk generasi milenial.  Alasannya karena selain lebih aman dan risikonya yang kecil, emas juga cukup stabil kenaikannya.  Keuntungan yang diperoleh bisa mencapai 10-12% per tahun. Kamu pun bisa menjualnya dengan mudah bila memerlukan dana untuk keperluan yang sangat diperlukan.

Obligasi dari Pemerintah

Obligasi yang dikeluarkan dari pemerintah Indonesia yang bernama Obligasi Negara Ritel (ORI) bisa juga dipilih sebagai investasi rendah resiko.

Jenis ORI sendiri coba ditawarkan pada WNI melalui pasar perdana. Modal yang diperlukan pun cukup terjangkau, yaitu minimal Rp1 juta. Selain itu, pembayaran kupon dan pokok ORI dijamin oleh negara. Jadi siapa saja bisa mencoba obligasi ini.

Keuntungan yang ditawarkan dari ORI bisa mencapai 8% lebih per tahun dengan waktu jatuh tempo 3 tahun. Selain itu, ORI juga memungkinkan kamu mendapat harga jual lebih tinggi dibandingkan harga pembelian, dan terdapat tingkat pengembalian seperti modal awal yang disertai bunga.

Baca juga: Ini Cara dan Pilihan Investasi yang Cocok untuk Milenial

Peer-to-Peer Lending (P2P)

Sekarang kamu juga bisa mencoba Peer-to-Peer Lending (P2P) sebagai investasi rendah resiko. P2P Lending ini merupakan sebuah perusahaan fintech lending yang bertugas menghubungkan dua pihak, yakni pemberi pinjaman dana dan peminjam. Untuk bisa menjadi pemberi dana kamu bisa memulainya dari modal kecil. 

Mekanismenya adalah kamu memberikan uang pinjaman dan menunggu hingga uang tersebut dikembalikan bersama dengan bunga yang sudah disepakati bersama dengan peminjam uang.

Perusahaan fintech lending biasanya akan melakukan seleksi terhadap calon peminjam, untuk mencegah terjadinya utang yang bisa merugikan pemberi pinjaman dana.

Yang pasti, jika ingin menjadikan P2P Lending sebagai investasi rendah resiko, kamu harus pastikan jika perusahaan fintech lending tersebut sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan cari tahu secara detail bagaimana mekanisme dari P2P Lending tersebut.

Reksa Dana Pasar Uang

Jenis investasi rendah resiko yang terakhir adalah reksa dana pasar uang. Reksa dana pasar uang biasanya akan menaruh modal investasinya ke deposito atau surat berharga lain yang memiliki jatuh tempo di bawah satu tahun. Modal yang diperlukan juga tidak banyak.

Keuntungan bila kamu memilih reksa dana pasar uang di antaranya tidak dikenakan pajak, investasi awal mulai dari Rp10 ribu, jangka waktu investasi yang bisa dilakukan secara fleksibel, pencairan dana cukup mudah dilakukan, dan rata-rata keuntungan yang bisa diperoleh mencapai 20% per tahun.

Itu tadi beberapa informasi soal apa itu investasi rendah resiko dan macam-macamnya yang bisa dipilih. Jika kamu lebih memilih untuk melakukan investasi rendah resiko berupa reksa dana, sekarang untuk pembayarannya bisa dilakukan dengan aplikasi LinkAja.

Dengan menjalin kerjasama bersama aplikasi Mandiri Investasi bernama Moinves dan juga aplikasi Bibit.id LinkAja menyediakan metode pembayaran reksa dana.

Kamu juga bisa mengandalkan LinkAja untuk membayar berbagai kebutuhan harian hingga bulanan seperti pembelian pulsa, pembayaran BPJS, tagihan telepon dan TV berlangganan, tagihan listrik atau beli token listrik, donasi dan kirim uang,  melakukan pembelian secara online atau offline di merchant-merchant yang sudah menjalin kerjasama dengan LinkAja.

Sangat banyak ya manfaat menggunakan LinkAja! Ditambah lagi dengan aneka promo yang ditawarkan setiap bulannya dan sangat menguntungkan pengguna LinkAja. Nah, jangan sampai ketinggalan promo menarik dan berbagai manfaat dari LinkAja. Yuk, buruan download aplikasi LinkAja di Appstore atau Google Play!

 

Baca juga: 5 Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang Menguntungkan

 
Kartu Prakerja

Bagikan artikel ini :