27 January 2021

Mengenal Lebih Jauh Sistem Usaha Franchise dan Cara Daftarnya

Memulai bisnis produk dengan merek dagang baru tidaklah mudah. Apalagi jika kamu belum berpengalaman berbisnis. Jika ingin mulai berbisnis, memilih franchise yang sudah punya nama bisa dilakukan. Tapi, apakah kamu tahu apa bisnis franchise itu sendiri? Simak penjelasannya berikut ini!

Penjelasan Seputar Bisnis Franchise

Franchise atau waralaba merupakan cara berbisnis untuk memperoleh hak terhadap merek dagang, produk yang sama dari bisnis yang sudah ada, dan bahan baku untuk memasarkan produk tersebut. Hal ini dengan menerapkan kesepakatan dan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan dari owner bisnis tersebut.

Perjanjian dengan pemilik franchise biasanya memuat berbagai informasi seperti hal-hal teknis dan royalty fee yang wajib diberikan penerima kepada pemberi franchise. Namun, selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan pengurusan izin franchise lainnya yang harus dilakukan.

Daftar Franchise yang Dapat Dicoba

Beberapa peluang bisnis daftar franchise 2021 yang bisa kamu coba, di antaranya: bisnis franchise makanan (ayam goreng, kebab, crepes, dan snack Taiwan). Bisnis franchise umum (misalnya apotek, logistik, bengkel, dan jasa pengiriman). Untuk lebih jelasnya, simak contoh franchise berikut ini!

  • KFC

Siapa yang tidak kenal KFC? Bisnis global asal Louisville, Kentucky di Amerika Serikat ini ini tersebar di berbagai penjuru dunia, mulai dari benua Asia Tenggara, Amerika Utara, dan benua-benua lainnya. Bisnis yang menawarkan berbagai menu ayam goreng yang lezat ini hadir di berbagai tempat umum, mulai dari berbagai mall maupun di toko khusus di berbagai sudut kota. Wajar saja jika KFC mencuri perhatian mereka yang sedang melaluinya.

Saat ini, KFC (Kentucky Fried Chicken) tidak mengadakan kerjasama dalam bentuk franchise. Akan tetapi, kamu tetap bisa melakukan kerjasama dengan bentuk lainnya, yakni revenue sharing jika KFC menempati tanah yang kamu miliki.

Menurut website resmi KFC, pembagian hasil dibagi dari keuntungan kotor setiap bulannya. Akan tetapi, kamu perlu menyiapkan lokasi berupa rumah, ruko, atau tanah (kavling). Lokasi tersebut harus memiliki luas tanah 1.500m2-2000m2 dengan lebar muka minimal 30m (untuk kavling), lantai dasar 300m2 dengan lebar muka minimal 15m (untuk bangunan rumah atau ruko), serta di area parkir.

Bukan hanya itu saja, lokasi tanah diprioritaskan yang berada di pertigaan dan juga perempatan. Lalu, kepemilikan lokasi diwajibkan merupakan milik pribadi dan memang ditujukan untuk menjadi lahan komersial. Untuk syarat lengkapnya, simak penjelasannya di website resmi KFC.

  • Alfamidi

Alfamidi merupakan toko retail yang tersebar di berbagai tempat dan memiliki banyak peminat. Bisnis ini seolah menjadi bentuk bisnis alternatif dari bisnis pendulunya, Alfa (yang merupakan toko retail besar) dan juga Alfamart (yang merupakan toko retail yang cenderung kecil).

Namun, dengan ukurannya yang sedang, Alfamidi dapat menjadi andalan bagi para konsumen dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Selain karena produk yang disediakan cenderung banyak, harga yang ditawarkan pun bersaing.

Bila tertarik, pastikan untuk memenuhi syarat daftar franchise Alfamidi, seperti menjadi warga negara Indonesia (WNI), memiliki badan usaha (CV atau PT), total lahan sekitar 400-500 m2, serta berbagai macam izin, seperti izin tetangga, domisili usaha, NPWP dan NPPKP, IMB, SIUP, UUG/HO, SITU, serta syarat-syarat lainnya. Kunjungi website resmi Alfamidi untuk keperluan kerjasama.

  • Indomaret

Sama seperti toko retail yang sebelumnya, Indomaret merupakan contoh franchise yang cocok untuk dicoba karena telah tersebar di mana-mana. Pada saat yang bersamaan, merknya pun sangat terkenal, sehingga kamu tidak perlu mengkhawatirkan minat konsumen. Asalkan tempatnya strategis, Indomaret merupakan bisnis franchise yang prospeknya sangat bagus.

Tapi, pastikan untuk menyiapkan dana yang cukup. Dilansir dari website resmi Indomaret, para calon pebisnis harus menyiapkan dana senilai Rp394 juta. Bukan hanya itu saja, lokasi toko franchise Indomaret yang digunakan untuk membuka bisnis ini haruslah ideal, yakni sekitar 120-200 m2.

  • Ayam Gepuk Pak Gembus

Bisnis Ayam Gepuk Pak Gembus terbilang ramah di kantong jika kamu baru ingin memulai bisnis franchise. Pasalnya, untuk daftar franchise Ayam Gepuk Pak Gembus, kamu hanya perlu mengeluarkan dana hampir Rp40juta. Dengan dana ini, kamu sudah dapat memperoleh meja makan, gerobak, kursi, dan lain-lainnya. Menarik, bukan?

Baca juga: Jenis Investasi Jangka Panjang, Cocok Untuk Pemula

Cara Memulai Franchise

Meski tidak mudah memulai bisnis franchise, namun bila kamu berani mencoba dan melakukan berbagai persiapan yang sistematis dan juga terencana, bukan tidak mungkin usaha ini bisa terwujud. Sebagai panduan, berikut cara memulai franchise.

  1. Cari tahu apa saja kesempatan franchise yang ada di sekitar kamu dan siapa saja pesaing yang perlu dilewati di dalamnya
  2. Analisis proses perhitungan keuntungan franchise dan kesepakatan yang ditawarkan oleh waralaba
  3. Cari tahu apa saja yang akan kamu peroleh dari penyedia franchise. Hal ini berguna untuk mengetahui apa saja yang perlu kamu tambahkan sendiri untuk menjalankan franchise tersebut
  4. Ketahuilah jumlah modal yang diperlukan untuk melakukan kerjasama franchise yang diinginkan
  5. Pastikan untuk memilih lokasi terbaik dan sesuai dengan franchise yang akan dilakukan

Baca juga: 7 Peluang Bisnis yang Menguntungkan Saat Pandemi

Cara Daftar Franchise  

Berdasarkan dari Peraturan Menteri Perdagangan No. 77 Tahun 2018, untuk daftar franchise, kamu perlu mengurus perizinan perdagangan yang dilakukan dengan mengakses sistem online single submission (OSS).

Berikut ini cara daftar franchise dengan mengakses laman website https://oss.go.id/oss/.

  1. Isi informasi yang diperlukan pada menu daftar
  2. Cek email yang sudah kamu daftarkan untuk validasi akun dan user ID serta password untuk melakukan proses log-in
  3. Memperoleh NIB (Nomor Induk Berusaha)
  4. Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) dari komitmen STPW akan ditindaklanjuti oleh Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan dan Direktorat Bina Usaha atas permohonan STPW
  5. Memenuhi persyaratan komitmen:
  • Pemberi Waralaba: mempunyai prospektus penawaran waralaba
  • Pemberi Waralaba Lanjutan: mempunyai prospektus penawaran waralaba
  • Penerima Waralaba: mempunyai perjanjian waralaba dan prospektus penawaran waralaba
  • Penerima Waralaba Lanjutan: mempunyai perjanjian waralaba

Beberapa contoh dari bisnis franchise adalah minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. Di sana kamu bisa memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Selain itu, proses pembayarannya pun mudah. Kamu bisa menggunakan aplikasi dari LinkAja.

Selain itu, aplikasi ini memudahkan kamu bertransaksi secara online atau offline di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan LinkAja, membayar tagihan BPJS Kesehatan & BPJS Ketenagakerjaan, iuran asuransi, bayar tagihan telepon dan TV berlangganan, tagihan listrik atau beli token listrik, tagihan Pegadaian, membeli pulsa, donasi, dan kirim uang.

Kamu pun bisa menikmati berbagai promo menarik yang disediakan oleh LinkAja setiap bulannya. Informasi terkait berbagai promo LinkAja bisa dilihat  di sini. Tunggu apa lagi download segera aplikasi LinkAja di Google Play untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna  iOS ya!

Baca juga: Apa Itu Investasi Rendah Resiko? Yuk, Cari Tahu Selengkapnya di Sini!

Kartu Prakerja

Bagikan artikel ini :