01 October 2020

Siap Investasi Jangka Panjang? Cek Dulu Pedomannya Berikut Ini

Investasi jangka panjang adalah menanam aset dengan jangka waktu yang lebih lama yakni di atas satu tahun baru bisa memeroleh keuntungan yang besar. Beberapa contoh investasi jangka panjang terbaik adalah emas, reksa dana, properti, saham, dan obligasi.

Tujuan dari investasi jangka panjang, di antaranya memeroleh penghasilan pasif dalam kurun waktu tertentu dalam bentuk dividen, bunga sewa, atau bunga. Bisa juga untuk tujuan yang lebih besar seperti dana pensiun, kesehatan, atau pendidikan anak.

Investasi jangka panjang sendiri sangat baik bagi kamu yang ingin mempertahankan aset kekayaan. Kamu sedang tertarik mencoba melakukan investasi jangka panjang? Mari simak apa saja pedoman investasi jangka panjang berikut ini!

Cermati Kebutuhan dan Tujuan

Sebelum benar-benar melakukan investasi jangka panjang, pikirkan tujuan keuangan untuk jangka yang lebih lama. Sebagai contoh, apakah investasi jangka panjang digunakan untuk menikah, merdeka secara finansial, atau persiapan masa pensiun.

Baca Juga: 101 Cara Mengatur Keuangan

Pilih Jenis Investasi Sesuai dengan Gaji Bulanan

Masing-masing jenis investasi jangka panjang memiliki kelebihan dan risiko yang berbeda. Untuk mempermudah, pilih saja jenis investasi jangka panjang sesuai dengan kemampuan finansial yang kamu miliki.

Pisahkan Cash Investasi dan Kebutuhan Sehari-hari

Jika kamu ingin melakukan investasi jangka panjang pastikan untuk memisah cash untuk investasi dan cash untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan pernah menggabung keduanya.. Pastikan pula bahwa kamu tidak menggunakan uang tabungan sebagai modal investasi.

Lihat Perkembangan Investasi dan Rancang Strategi

Sebelum benar-benar melakukan investasi panjang, kamu juga perlu memerhatikan bagaimana perkembangan investasi yang akan kamu pilih. Langkah ini akan berguna jika kamu ingin mengambil keputusan untuk investasi yang kamu jalankan. Penting untuk menyusun strategi investasi jangka panjang serta sesuaikan dengan situasi saat ini.

Cermati Setiap Risiko dari Jenis Investasi Jangka Panjang

Berinvestasi pasti memiliki risiko gagal atau memeroleh keuntungan. Untuk mengurangi kemungkinan kerugian, kamu harus cermat mempelajari mekanisme jenis investasi jangka panjang yang dipilih serta apa saja keuntungan dan kerugian yang bakal diperoleh.

Dengan begini, kamu bisa mempersiapkan diri jika nantinya akan mengalami hal yang terburuk. Yang perlu diingat, risiko kegagalan akan selalu muncul karena dalam investasi tidak bisa diperkirakan. Kamu juga perlu pahami segala rumor dan isu terkait investasi yang dipilih.

Menyediakan Dana Darurat

Meskipun keinginan untuk melakukan investasi jangka panjang begitu menggebu, jangan sampai lupa untuk siapkan dana darurat. Karena investasi tidak bisa diprediksi kapan kamu akan untung kapan akan merugi dan berapa nominalnya.

Jadi dengan adanya dana darurat, jika memang investasi yang kamu jalankan ternyata sedang merugi, kamu tetap masih bisa menjalankan hidup seperti biasa.

 Harus Sabar

Satu lagi pedoman untuk memulai Investasi jangka panjang adalah kamu harus sabar. Pasalnya, kamu tidak bisa memeroleh keuntungan dengan cepat. Belum lagi dengan kemungkinan risiko yang mungkin akan dihadapi.  Bila tidak memiliki kesabaran, mungkin saja kamu menghentikan investasi di tengah jalan dan malah memeroleh keuntungan hanya sedikit.

Itu tadi cara dan pilihan investasi milenial yang perlu diketahui. Jika kamu ingin melakukan investasi reksa dana lakukan saja pembayarannya di LinkAja.

Aplikasi ini bekerjasama dengan PT Mandiri Manajemen Investasi sebagai mitra untuk menyediakan layanan pembayaran Reksa Dana melalui aplikasi Moinves kepunyaan Mandiri Investasi.

Kemudahan ini diharapkan bisa mendorong calon investor, untuk tertarik melakukan investasi reksa dana di aplikasi Moinves berkat pembelian reksa dana yang praktis dengan metode LinkAja. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu masukan pin LinkAja dan bisa segera menyelesaikan pembayaran reksa dana.

 

Bagikan artikel ini :