03 November 2020

5 Pilihan Tepat Investasi untuk Mahasiswa

Tanpa harus menyetorkan modal yang besar, saat ini sudah ada banyak jenis investasi yang bisa dimulai oleh siapa saja. Artinya, tidak hanya orang yang bermodal saja yang bisa melakukan investasi. Bahkan seorang mahasiswa pun sekarang sudah bisa mulai berinvestasi di mana hal ini memang sebaiknya dimulai sejak muda. Lalu apa saja sih jenis investasi untuk mahasiswa yang bisa kamu coba? Yuk, simak informasinya di bawah ini!

Deposito

Jika ingin coba-coba dulu program investasi untuk mahasiswa, deposito bisa jadi pilihan. Pasalnya, deposito cenderung punya bunga pendapatan yang stabil. Untuk hasil yang efektif, ada baiknya jika kamu cari bank yang memang menawarkan bunga tinggi, jadi keuntungan yang bisa diperoleh juga lebih banyak.

Sekarang sudah banyak bank yang menyediakan produk deposito dengan bunga besar berkisar 5-8%. Untuk mendepositokan uang tabungan, minimal Rp5 juta dan maksimal Rp2 miliar. Namun perlu diingat, bunga yang akan kamu peroleh akan bergantung dari jumlah uang yang kamu setorkan. Semakin lama uang disimpan dalam  deposito, semakin besar keuntungan yang akan didapat semakin besar.

Logam Mulia

Investasi untuk mahasiswa bisa memilih logam mulia dalam bentuk emas. Beberapa alasannya karena lebih fleksibel, bisa memeroleh beberapa ukuran, mulai dari yang terkecil 0,5 gram hingga 100 gram. Jadi, kamu bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Logam mulia pun biasanya cenderung stabil harganya dan bisa mengalami peningkatan harga setiap waktunya. Bentuk emasnya juga beragam ada yang bentuknya koin, batangan, atau perhiasan.

P2P Lending

Kamu juga bisa mencoba Peer to Peer Lending atau P2P Lending sebagai program investasi untuk mahasiswa. Modal yang diperlukan juga tidak besar, bahkan bisa dimulai dari nominal ratusan ribu rupiah. Salah satu mekanismenya adalah kamu berperan sebagai pihak yang meminjamkan modal kepada UKM (Usaha Kecil Menengah) melalui media sebuah platform P2P Landing. Kemungkinan keuntungan yang bisa kamu peroleh hingga 20%. Namun, perlu diketahui juga jika mekanisme dari P2P Lending ini tidak memberlakukan jaminan.

Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

Produk yang satu ini merupakan jenis investasi untuk mahasiswa yang berupa produk investasi surat utang dengan jumlah tertentu dan dibayarkan pada periode tertentu yang dikeluarkan oleh negara untuk individu atau bisa dengan dijual secara ritel dan dibeli lewat sebuah platform digital, perusahaan sekuritas dan bank-bank besar.  Keuntungan dari ORI diperoleh dari bunga yang diberikan secara rutin serta kenaikkan harga ORI yang berasal di pasar sekunder.

Baca juga: 5 Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang yang Menguntungkan

Reksadana

Mahasiswa juga bisa mencoba investasi reksadana. Modal awal yang disetorkan di reksadana biasanya akan dibantu kelola oleh manajer investasi dan diputarkan dibeberapa produk investasi yang berbeda. Tujuannya agar bisa mengurangi berbagai kemungkinan risiko yang terjadi.  

Mekanisme dari investasi reksadana, yakni manajer investasi mengumpulkan dana dari para nasabah, kemudian dana yang sudah terkumpul akan diinvestasikan ke sejumlah instrumen investasi seperti saham. Lalu secara berkala kamu akan memeroleh laporan dana yang sudah diinvestasikan tersebut dari manajer investasi.

Selain 5 pilihan investasi untuk mahasiswa di atas, kamu juga perlu cermat menghindari invetasi yang tidak bisa dipercaya. Beberapa contohnya seperti:

  1. Investasi yang menawarkan keuntungan sangat besar diawal investasi
  2. Investasi yang tidak punya dasar hukum yang jelas. Jika kamu kurang mengerti hukum, bisa minta bantuan dengan bertanya ke kerabat atau teman yang mempelajari hal ini
  3. Investasi yang tidak jelas pola bisnis dan produknya

Itu tadi investasi untuk mahasiswa yang perlu diketahui. Bila kamu lebih memilih melakukan investasi reksadana yang proses pendaftarannya simpel, akan lebih mudah lagi jika kamu melakukan pembayaran melalui LinkAja.

LinkAja merupakan layanan keuangan elektronik berbasis aplikasi yang memudahkan berbagai transaksi , salah satunya bayar reksadana. LinkAja sudah banyak menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk memanjakan penggunanya demi mempermudah transaksi.

Salah satu mitra yang bekerja sama dengan LinkAja adalah PT Mandiri Manajemen Investasi dan Bibit.id. Bentuk kerjasamanya LinkAja untuk menjadi penyedia layanan pembayaran reksadana di aplikasi Moinves dan Bibit.id.

Keuntungan yang bisa diperoleh selain bisa mempercepat pembayaran, ada juga penawaran cashback yang menguntungkan setelah membeli atau melakukan pembayaran di aplikasi Bibit atau Moinves.

Dengan adanya kemudahan ini bisa membuat para calon investor, khususnya kaum milenial semakin praktis melakukan pembelian reksadana di aplikasi Bibit.id dan Moinves.

Baca juga: Agar Tidak Salah, Berikut 6 Panduan Investasi Online yang Perlu Dipahami

Bagikan artikel ini :