27 September 2021

Perbedaan Listrik Pascabayar dan Prabayar Serta Cara Cek Tagihannya

Berlangganan listrik baik di tempat tinggal, toko, tempat kerja, dan tempat lainnya dulu hanya bisa menggunakan sistem pascabayar, alias pakai dulu baru bayar. Namun, kini kamu juga bisa menggunakan sistem prabayar atau token.

Nah pertanyaannya, apa perbedaan listrik pascabayar dengan prabayar? Lalu bagaimana cara mengecek tagihan listrik dengan dua sistem ini? Untuk tahu lebih lanjut, simak ulasannya berikut ini!

Listrik Prabayar

Listrik prabayar atau listrik pintar adalah layanan pembayaran listrik yang dilakukan di awal atau menggunakan sistem token. Melalui sistem token, pelanggan bisa mengisi tekanan listrik sesuai dengan kemampuan, mulai dari 20 ribu hingga 1 juta lebih.

Kelebihan dan kekurangan listrik prabayar

Kelebihan:

  • Penggunaan listrik lebih terkendali

Ketika menggunakan token, kamu akan lebih memahami berapa lama listrik akan tahan dengan penggunaan rutin di tempat tinggal kamu untuk setiap token yang kamu beli. Sehingga kamu bisa lebih mengendalikan penggunaan listrik di rumah.

  • Tidak akan disanksi denda pemutusan atau keterlambatan

Pembayaran listrik di tempat kamu tinggal bergantung pada daya listrik yang kamu gunakan. Ketika kamu memutuskan untuk tidak menggunakan untuk sementara waktu, kamu tinggal membiarkan saja dengan tidak membeli token listrik. Selain itu, selama daya listrik (kWh) masih tersisa, tidak ada batas masa aktif.

  • Pembelian sesuai dengan kemampuan

Ketika uang sedang pas--pasan, kamu bisa membeli listrik sesuai dengan kemampuan kamu dan berusaha untuk lebih irit listrik lagi sehingga listrik menyala dalam waktu yang lebih lama.

Kekurangan:

  • Sistem sering terganggu pada jam-jam tertentu

Jika kamu kehabisan listrik di malam hari, pada jam-jam tertentu seperti 23:00-01.00 seringkali pembelian token sedang offline, sehingga kamu harus menunggu sampai sistemnya kembali online. Sebaiknya kamu tidak menunggu sampai listrik benar-benar mau habis untuk berjaga-jaga.

  • Kamu harus disiplin

Selain disiplin dalam penggunaan, kamu juga harus disiplin mencatat kapan terakhir membeli token listrik untuk memprediksi kapan harus beli lagi.

  • Jika token habis, listrik mati

Kalau kamu meninggalkan rumah/kos dalam keadaan kosong, sementara ada beberapa perabot rumah yang tetap harus dinyalakan seperti kulkas, kamu dihadapkan pada kemungkinan listrik mati ketika sedang kosong. Hal tersebut cukup merugikan karena isi kulkas bisa rusak atau basi karena kulkas tidak menyala. Listrik mati karena token habis di jam tertentu juga bisa cukup mengganggu kenyamanan.

Listrik Pascabayar

Listrik pascabayar adalah layanan pembayaran listrik yang dilakukan akhir bulan atau ketika siklus pembayaran terjadi. Pada sistem ini, pelanggan dibebaskan untuk memakai listrik terlebih dahulu sesuai kebutuhan. Ketika tagihan muncul, biaya listrik disesuaikan dengan listrik yang digunakan pada bulan sebelumnya..

Kelebihan dan kekurangan listrik pascabayar

Kelebihan:

  • Listrik terus menyala

Kamu tidak perlu mengkhawatirkan isi daya listrik tempat tinggal kamu karena listrik akan tetap menyala jika tidak sedang terjadi gangguan aliran listrik.

  • Jadwal pembayaran tetap 

Siklus tagihan listrik setiap bulannya muncul di tanggal yang tetap sama dengan sebelumnya, sehingga kamu bisa mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah.

  • Lebih praktis

Kamu tidak terganggu dengan kondisi meteran listrik berbunyi di jam tidur atau jam kerja untuk mengisi ulang token listrik.

Kekurangan:

  • Tagihan di luar budget

Penggunaan listrik kerap kali tidak terkendali tidak terasa jika sudah berlebihan sehingga ketika tagihan muncul

  • Listrik diputus PLN

Kalau kamu ada tunggakan listrik yang belum terbayar atau sedang bermasalah dengan pembayaran, listrik kamu bisa diputus oleh PLN dan baru bisa menyala lagi setelah pembayaran selesai.

Mengecek Tagihan Listrik & Membeli Token

Terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melihat tagihan listrik bulanan kamu, antara lain:

Baca juga: 5 Cara Mengetahui ID Pelanggan PLN

  1. PLN Mobile App
  • Download dan install aplikasi “PLN Mobile” di App Store untuk pengguna iOS dan Play Store untuk pengguna Android
  • Buka aplikasi
  • Klik “Informasi” pada tab menu
  • Klik “Informasi Tagihan dan Token Listrik”
  • Masukkan ID Pelanggan atau nomor meteran kamu
  • Klik “Cari” dan temukan tagihan penggunaan listrik kamu
  1. Website PLN
  • Buka https://layanan.pln.co.id/ pada browser baik di komputer atau smartphone kamu
  • Jika belum mendaftar, daftar akun dulu pada menu “Daftar”
  • Isi dan lengkapi formulir Pendaftaran Akun.
  • Aktivasi akun melalui e-mail yang dikirimkan ke alamat e-mail kamu
  • Setelah terdaftar dan log in, pada menu dropdown “Info Lainnya” pilih “Informasi Tagihan Listrik/Pembelian Token”
  • DI halaman utama, kamu akan menerima tampilan informasi tagihan listrik bagi kamu yang menggunakan listrik pascabayar dan pembelian token bagi kamu yang menggunakan listrik prabayar.
  1. Telepon
  • Hubungi call center PLN di nomor (kode area)+123. Jangan lupa mencatat nomor pelanggan kamu sebelum menelepon.
  1. SMS (Dikenakan biaya Rp500 per-SMS sebelum pajak 10%)
  • Cek tagihan listrik bulanan: Kirim SMS dengan format REK(spasi)No. ID Pelanggan. Kirim ke 8123.
    • Berlangganan informasi tagihan listrik untuk mendapatkan informasi tagihan listrik secara rutin.: Kirim SMS dengan format PLN(spasi)ON(spasi)No. ID Pelanggan. Kirim ke 8123.
  1. Email
  • Kirim email ke alamat pln123@pln.co.id dan sertakan nomor ID pelanggan kamu untuk menerima balasan email informasi tagihan listrik.

Bayar Tagihan Listrik PLN Secara Praktis Menggunakan Aplikasi LinkAja

Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa membayar tagihan listrik maupun membeli token lewat berbagai e-commerce dan metode-metode lainnya. Salah satu metode yang paling mudah adalah menggunakan aplikasi LinkAja

Pertama, pastikan download dan install aplikasi LinkAja pada smartphone kamu. Kalau belum memiliki aplikasinya, download terlebih dulu di App Store untuk pengguna iOS atau Play Store untuk pengguna Android.

Buat akun terlebih dahulu dan pastikan kalau saldo di akun LinkAja kamu cukup untuk membayar tagihan listrik atau membeli token. Bila semua sudah dilakukan, baik beli token listrik maupun bayar tagihan listrik pascabayar bisa dilakukan.

Untuk membayar tagihan listrik bulanan pascabayar dengan aplikasi LinkAja bisa dilakukan dengan cara di bawah ini:

  1. Buka  aplikasi LinkAja
  2. Cari menu Listrik yang ada di halaman depan aplikasi
  3. Pilih menu PLN Postpaid
  4. Input ID Pelanggan pada kolom yang tersedia, kemudian klik tombol Lanjutkan
  5. Cek apakah informasi terkait data listrik kamu yang tertera pada layar HP sudah benar
  6. Bila sudah benar semua, lakukan pembayaran
  7. Tekan tombol Konfirmasi
  8. Bila pembayaran berhasil dilakukan, kamu akan memperoleh bukti transaksi pembayaran listrik dari aplikasi LinkAja

Sementara untuk melakukan pembelian token listrik di LinkAja bisa dengan mengikuti cara di bawah ini:

  1. Buka aplikasi LinkAja
  2. Cari menu Listrik yang terdapat di halaman depan aplikasi
  3. Pilih menu PLN Prepaid
  4. Tentukan nominal token yang ingin dibeli
  5. Kemudian lakukan pembayaran

Itu tadi informasi soal perbedaan listrik pascabayar dan prabayar dan membayar tagihan serta membeli token dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi LinkAja juga sering menyediakan berbagai promo menarik. Jangan sampai terlewat informasi promonya yang bisa dilihat di situs resminya atau media sosialnya di Instagram @LinkAja yang memang #Apa2Bisa.

Kartu Prakerja

Bagikan artikel ini :