Syariah

Mengenal Hukum Zakat Mal Dalam Islam dan Cara Menghitungnya

Icon Calendar LinkAja24 Feb 2022

Image Artikel Mengenal Hukum Zakat Mal Dalam Islam dan Cara Menghitungnya LinkAja
Sumber foto: Shutterstock

Islam terkenal sebagai umat yang suka tolong-menolong. Sifat ini tergambar dalam rukun Islam keempat yaitu zakat. Dari berbagai jenisnya, zakat mal tergolong menjadi salah bentuk cinta kasih karena zakat ini memberikan dari si kaya kepada si miskin.

 

Dalam pelaksanaannya, zakat mal memiliki perhitungan tersendiri. Harta yang diberikan juga perlu memenuhi syarat supaya bisa dizakatkan. Begitu pun dengan para penerima zakat mal sudah diatur dengan baik oleh Islam.

 

Untuk mengetahui cara menghitung zakat mal yang benar, simak penjelasannya di bawah ini.

 

Mengenal Zakat Mal

 

Berdasarkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), istilah mal berasal dari bahasa Arab yang berarti harta atau kekayaan. Harta kekayaan ini tentunya segala sesuatu yang disimpan oleh seseorang atas hasil kerjanya. Harta ini tidak hanya dalam bentuk uang, logam mulia pun termasuk harta yang nantinya perlu dizakatkan sebagiannya.

 

Menurut pengertiannya, zakat mal adalah harta yang harus dibayarkan oleh umat Islam atas nilai kekayaannya yang tersimpan dalam satu tahun. Namun, harta yang bisa dizakatkan pun perlu memenuhi syarat wajib zakat dulu.

 

Baca juga: Macam-macam Zakat dalam Islam yang Wajib Kamu Tahu

 

Syarat Wajib Zakat Mal

 

Islam pun mengatur syarat syarat untuk melakukan zakat mal. Pengaturan ini bukan hanya tentang mereka yang bisa berzakat, tetapi juga harta yang bisa dizakatkan. Berikut syarat melakukan zakat mal:

 

> Seluruh umat muslim atau mereka yang beragama Islam

> Berakal dan sudah akil baligh atau dewasa

> Mampu memenuhi syarat nisab zakat

> Orang yang merdeka dan terbebas dari utang

> Harta yang dizakati merupakan milik pribadi

> Harta yang dimiliki diperoleh dengan cara yang halal

> Harta yang dimiliki sudah dirasakan manfaatnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari

> Hartanya sudah mencukupi nisab sesuai dengan jenisnya

> Hartanya telah mencapai haul dalam urusan panen atau ternak

 

Penerima Zakat Mal

 

Al Quran Surat At-Taubah ayat 60 menjelaskan ketentuan para penerima zakat mal. Berikut golongan yang bisa menerima zakat mal:

 

1. Fakir atau golongan masyarakat yang hampir tidak memiliki harta untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

2. Miskin atau golongan masyarakat yang memiliki harta, tapi tetap tidak bisa mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

3. Mualaf atau golongan orang yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk meningkatkan iman mereka.

4. Riqab atau golongan hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri.

5. Fi Sabilillah atau golongan gorang yang berjuang di jalan Allah, seperti berdakwah dan menyebarkan agama Islam.

6. Gharim atau golongan orang yang memiliki utang, tapi tidak sanggup untuk membayarnya.

7. Amil atau mereka yang berperan dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat mal kepada orang yang berhak.

8. Ibnu Sabil atau golongan orang yang terputus bekalnya dalam perjalanan atau para pelajar yang sedang menuntut ilmu ke perantauan.

 

Manfaat Zakat Mal

 

Zakat mal juga mengingatkan kamu bahwa ada sebagian harta yang dimiliki yang menjadi hak orang lain. Simak sejumlah manfaat lain yang bisa diberikan oleh zakat mal dalam hidup kamu di bawah ini.

 

1. Membersihkan harta

 

Kelebihan dari zakat adalah mampu memberikan keberkahan pada harta yang masih tersimpan. Mengeluarkan harta untuk zakat malah tidak akan membuat harta kamu berkurang. Apabila dilandasi dengan keikhlasan, niscaya harta kamu malah akan makin banyak.

 

2. Melatih diri untuk ikhlas

 

Hampir semua ajaran Islam memberikan pelatihan diri untuk jadi lebih baik. Zakat pun termasuk salah satu pelatihan diri untuk jadi lebih ikhlas. Mengeluarkan harta dalam bentuk zakat pun memberikan kamu ketenangan dan kelapangan hati setelahnya.

 

3. Membantu orang lain

 

Pada hakekatnya, zakat mal memang diambil dari golongan masyarakat berada dan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Secara tidak langsung kamu juga akan membantu mereka yang mungkin dalam kondisi kurang beruntung. Bisa jadi, sedikit harta yang kamu keluarkan tersebut bisa membuat para penerima zakat bisa makan dan menyambung hidupnya.

 

Cara Menghitung Zakat Mal

 

Menghitung zakat mal perlu perlu menentukan dulu besar nisab atas harta. Besaran nisab adalah 85 gram emas. Sedangkan, pengeluaran zakat mal adalah 2,5 persen dari total harta yang dimiliki. Berikut perhitungannya:

 

> Besaran nisab 85 gram emas

> Harga emas saat ini Rp850 ribu

> Total penghasilan satu tahun Rp100 juta

 

Menghitung nisab emas

 

Nisab = 85 gram emas x harga emas saat ini

Nisab = 85 gram emas x Rp850 ribu

Nisab = Rp72,25 juta

Jika penghasilan dalam tempo satu tahun mencapai Rp100 juta, berarti jumlah harta tersebut sudah melebihi nisabnya. Artinya, harta tersebut wajib disisihkan sebesar 2,5 persennya untuk zakat mal.

 

Lihat juga: Nabung Emas Online - Mulai dari Rp 10.000

 

Menghitung zakat mal

 

Zakat mal = 2,5% x Rp100 juta

Zakat mal = Rp2,5 juta

Itulah pengertian dan cara menghitung zakat mal yang wajib dibayarkan. Mulailah menghitung harta kamu sekarang dan sisihkan sebagiannya untuk zakat.

 

LinkAja sebagai layanan e-wallet terdepan juga memiliki fitur bayar zakat yang memungkinkan pengguna untuk membayar berbagai macam zakat dan sedekah secara online dan mudah.

 

Selain itu, LinkAja juga memiliki layanan LinkAja Syariah yang bisa membuat kamu bertransaksi dengan lebih nyaman karena sesuai dengan syariat Islam. LinkAja Syariah mengedepankan tiga kategori uutama produk layanan syariah, yaitu Ekosistem ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf).

 

Seluruh pengguna LinkAja dapat mengaktifkan rekening LinkAja Syariah dengan melakukan aktiviasi akun dan memasukkan nomor PIN. Setelah itu pengguna dapat langsung memanfaatkan beragam produk LinkAja Syariah melalui aplikasi LinkAja.

 

Yuk, aktifkan LinkAja Syariah dan bayar zakatmu sekarang lewat aplikasi LinkAja.


Artikel Terkait

Kategori Lainnya