27 October 2021

Mengenal Bank Syariah dan Daftar Kode Transfernya

Selain bank konvensional yang secara umum sudah dikenal masyarakat, sistem perbankan juga memiliki bank syariah. Menurut UU No. 21/2008 tentang Perbankan Syariah seperti dirujuk dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, atau prinsip hukum islam yang diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia seperti prinsip keadilan dan keseimbangan ('adl wa tawazun), kemaslahatan (maslahah), universalisme (alamiyah), serta tidak mengandung gharar, maysir, riba, zalim dan obyek yang haram.

UU Perbankan Syariah juga mengamanahkan bank syariah untuk menjalankan fungsi sosial dengan menjalankan fungsi seperti lembaga baitul mal, yaitu menerima dana yang berasal dari zakat, infak, sedekah, hibah, atau dana sosial lainnya dan menyalurkannya kepada pengelola wakaf (nazhir) sesuai kehendak pemberi wakaf (wakif).

Berdasarkan definisi dan aturan yang sudah memiliki UU sendiri tersebut, tentu bank syariah memiliki beberapa perbedaan dengan bank konvensional. Perbedaan yang paling mendasar antara bank syariah dan bank konvensional antara lain:

Bank Konvensional

Bank Syariah

Bebas nilai

Berinvestasi pada usaha yang halal

Sistem bunga

Sistem bagi hasil, margin keuntungan, dan fee

Besaran bunga tetap

Besaran bagi hasil berubah-ubah tergantung kinerja usaha

Berorientasi pada keuntungan (profit)

Berorientasi pada keuntungan (profit) dan falah (kebahagiaan dunia dan akhirat)

Hubungan debitur-kreditur

Pola hubungan:

  1. Kemitraan (musyarakah dan mudharabah)
  2. Penjual-pembeli (murabahah, salam, dan istishna)
  3. Sewa menyewa (ijarah)
  4. Debitur-kreditur dalam pengertian equity holder (qard)

Tidak ada lembaga sejenis dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Ada Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Dengan perbedaan-perbedaan mendasar ini, tergantung pada preferensi, beberapa poin membuat memiliki tabungan di bank syariah lebih bermanfaat. Selain itu, bank syariah juga bisa menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan keadilan, kebersamaan, dan pemerataan kesejahteraan rakyat.

Bank Syariah di Indonesia

Di Indonesia, bank syariah pertama adalah Bank Muamalat yang berdiri pada tahun 1991 dan mulai beroperasi pada 1 Mei 1992. Beberapa tahun kemudian, sejumlah bank syariah lain berdiri, termasuk dari bank-bank konvensional yang membuat unit bank syariahnya seperti Bank BTN Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank BTPN Syariah, Bank Niaga, Bank Mega Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Bukopin, Bank BJB Syariah, Bank Aceh Syariah, dan lainnya.

Pada Februari 2021, tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan merger atau penggabungan. Bank syariah yang terlibat dalam merger tersebut adalah Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank BRI Syariah. Merger ini menghasilkan bank syariah terbesar bernama Bank Syariah Indonesia (BSI). Penggabungan ini membuat Bank Syariah Indonesia masuk ke jajaran 10 besar bank terbesar di Indonesia berdasarkan aset.

Meski telah merger, namun Bank Syariah Indonesia masih melakukan beberapa penyesuaian termasuk kode transfer ketika kamu ingin mengirimkan uang ke rekening bank tersebut. Sampai sekarang, kode transfer untuk mengirim uang atau bertransaksi ke Bank Syariah Indonesia masih menggunakan kode yang lama dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, untuk sementara pastikan kamu mengetahui bank sebelumnya yang akan kamu tuju. Adapun kode BSI untuk bank-bank tersebut adalah

Kode Transfer Bank Syariah di Indonesia

  • Kode bank ex Bank BRI Syariah adalah 422 untuk transfer sesama bank lokal, dan BROSDJA untuk transfer dari bank luar negeri
  • Kode bank Bank BNI Syariah adalah 427 untuk transfer sesama bank lokal, dan SYNIIDJA untuk transfer dari bank luar negeri
  • Kode bank ex Bank Mandiri Syariah adalah 451 untuk transfer sesama bank lokal, dan BSMDIDJA untuk transfer dari bank luar negeri
  • Kode Bank CIMB Niaga Syariah: 022
  • Kode Bank BTPN Syariah: 547
  • Kode Bank Bukopin Syariah: 521
  • Kode Bank BCA Syariah: 536
  • Kode BPD Aceh Syariah: 116
  • Kode Bank NTB Syariah: 128
  • Kode Bank Panin Dubai Syariah: 517
  • Kode Bank Mega Syariah: 506
  • Kode Bank BJB Syariah: 425

Kamu juga bisa melakukan transfer uang ke berbagai bank di Indonesia menggunakan aplikasi LinkAja. Kamu tinggal mengisi dompet digital kamu di LinkAja lalu pilih bank yang hendak kamu tuju untuk mentransfer uang. Praktis tanpa harus ke ATM. Selain itu, LinkAja juga memberikan kemudahan untuk bertransaksi untuk keperluan sehari-hari seperti membayar tagihan atau melakukan pembayaran ketika berbelanja. Jangan lupa untuk terus cek promo dari merchant-merchant yang bekerjasama dengan LinkAja untuk mendapatkan deals terbaik.

Kartu Prakerja

Bagikan artikel ini :