Info

Daftar Pekerjaan Paling Dicari di 2026: Skill yang Dibutuhkan & Kisaran Gaji

Icon Calendar LinkAja30 Jan 2026

Image Artikel Daftar Pekerjaan Paling Dicari di 2026: Skill yang Dibutuhkan & Kisaran Gaji LinkAja

 

Perubahan terus terjadi dalam dunia kerja, termasuk dalam hal kualifikasi sumber daya yang dibutuhkan. Di tahun 2026, kira-kira pekerjaan apa aja sih yang banyak dicari? Dan skill apa yang perlu dimiliki untuk bisa bersaing dengan para job seeker

Untuk tahu jawabannya, simak langsung dalam artikel berikut, yuk! LinkAja sudah merangkum daftar pekerjaan yang banyak dicari di 2026. Banyak di antaranya yang memerlukan pengetahuan soal teknologi dan Artificial Intelligence (AI).  

1. AI Engineer 

AI sudah bukan lagi teknologi masa depan, tapi sudah menjadi kebutuhan utama bisnis. Mulai dari chatbot, rekomendasi produk, analisis data, hingga automasi operasional, semuanya membutuhkan AI Engineer. Di 2026, perusahaan berlomba-lomba mengembangkan sistem AI yang lebih canggih dan efisien. 

Skill yang dibutuhkan: 

  • Python, R, atau Java 
  • Machine Learning & Deep Learning 
  • Data Modeling & Algorithm 
  • Framework AI (TensorFlow, PyTorch) 
  • Pemahaman etika dan keamanan AI 

Perkiraan gaji: 

  • Indonesia: Rp15 juta – Rp45 juta/bulan
  • Global/Remote: USD 3.000 – 10.000/bulan 

 

2. Cybersecurity Analyst  

Di tengah gempuran canggihnya teknologi, keamanan siber adalah yang terpenting. Semakin banyak data yang tersimpan secara digital, semakin tinggi pula risiko serangan siber. Di 2026, ancaman seperti data breach, ransomware, dan phishing semakin kompleks. Oleh karena itu, Cybersecurity Analyst menjadi salah satu profesi paling krusial. 

Apa aja skill yang harus dimiliki? 

  • Network security & system security 
  • Risk assessment & threat analysis 
  • Pengetahuan cloud security 
  • Incident response & forensic analysis 
  • Sertifikasi (CEH, CISSP, CompTIA Security+) 

Berapa gajinya sebulan? 

  • Indonesia: Rp12 juta – Rp35 juta/bulan 
  • Global: USD 2.500 – 8.000/bulan 

 

3. AI Product Manager 

Secanggih apa pun AI, mereka tidak bisa bekerja tanpa perintah atau prompt. Di sinilah peran AI Product Manager menjadi sangat krusial. Profesi ini bertugas memastikan teknologi AI tidak hanya pintar secara teknis, tetapi juga relevan, berguna, dan benar-benar menjawab kebutuhan pengguna serta bisnis. 

Di tahun 2026, banyak perusahaan mulai menyadari bahwa membangun AI bukan hanya soal algoritma dan data. Tanpa arah produk yang jelas, AI bisa menjadi mahal, sulit digunakan, dan bahkan gagal memberikan dampak. AI Product Manager hadir sebagai penghubung antara tim teknis (engineer, data scientist) dan tim bisnis agar pengembangan AI berjalan terarah. 

Skill yang dibutuhkan AI Product Manager: 

  • Product management & product thinking 
  • Pemahaman dasar AI, machine learning, dan data 
  • Kemampuan merancang prompt & AI workflow 
  • Business strategy dan analytical thinking 
  • Komunikasi lintas tim (teknis & non-teknis) 
  • UX thinking dan user research 

Perkiraan gaji AI Product Manager di 2026: 

  • Indonesia: Rp18 juta – Rp50 juta per bulan 
  • Remote/Global: USD 4.000 – 12.000 per bulan 

4. Market Research Analyst 

 

Di tengah persaingan bisnis yang ketat, keputusan tidak bisa lagi berdasarkan intuisi. Market Research Analyst membantu perusahaan memahami pasar, perilaku konsumen, dan tren industri berbasis data. Tahun 2026, profesi ini semakin penting karena data semakin melimpah. 

Skill seperti apa yang dibutuhkan pekerjaan ini? 

  • Data analysis & statistics 
  • Tools riset (SPSS, Tableau, Excel, SQL) 
  • Critical thinking 
  • Survey & consumer behavior analysis 
  • Reporting & presentation skill 

Perkiraan gaji: 

  • Indonesia: Rp8 juta – Rp25 juta/bulan 
  • Global: USD 2.000 – 6.000/bulan 

5. Digital Marketing Strategist 

Marketing adalah fondasi bisnis apa pun. Di tahun 2026, meski AI sudah mendominasi, tapi kreativitas dan sentuhan manusia tetap dibutuhkan. Terlebih di tengah persaingan tinggi platform media sosial seperti TikTok, Instagram dan platform video lainnya. Brand tidak cukup hanya “hadir” di media sosial, tetapi harus mampu membangun hubungan, kepercayaan, dan pengalaman yang relevan bagi konsumen. Di sinilah peran Digital Marketing Strategist dibutuhkan. 

Digital Marketing Strategist bertugas merancang strategi pemasaran digital yang terintegrasi, mulai dari menentukan target audiens, memilih channel yang tepat, hingga mengoptimalkan performa kampanye berbasis data.  

Skill yang dibutuhkan: 

  • SEO & SEM 
  • Social media strategy 
  • Performance ads (Meta Ads, Google Ads, TikTok Ads) 
  • Analytics & data-driven marketing 
  • Content & branding strategy 

Perkiraan Gaji: 

  • Indonesia: Rp7 juta – Rp30 juta/bulan 
  • Freelance/Global: USD 1.500 – 7.000/bulan 

6. Training dan Consulting 

Seiring banyaknya perusahaan yang mungkin akan mengadopsi AI, maka posisi Trainer dan konsultan dibutuhkan.  Kenapa? Karena tidak semua perusahaan siap menghadapi transformasi digital, maka Trainer dan konsultan perlu untuk membantu adaptasi teknologi, AI, dan strategi bisnis. 

Skill yang Dibutuhkan: 

  • Public speaking & teaching skill 
  • Expertise di bidang tertentu (AI, marketing, bisnis) 
  • Problem solving 
  • Communication & presentation 
  • Industry experience 

Perkiraan Gaji: 

  • Indonesia: Rp10 juta – Rp50 juta/bulan (tergantung proyek) 
  • Konsultan Independen: Bisa ratusan juta per proyek 

7. Coding, Web, and Software Development 

Semua bisnis butuh sistem digital: website, aplikasi, dashboard, hingga software internal. Walaupun AI berkembang, developer tetap dibutuhkan untuk membangun, mengelola, dan menyesuaikan teknologi sesuai kebutuhan bisnis. 

Skill yang Dibutuhkan: 

  • Programming (JavaScript, Python, PHP, Java) 
  • Frontend & backend development 
  • Framework (React, Vue, Laravel, Node.js) 
  • Database & API 
  • Problem solving & logical thinking 

Perkiraan Gaji: 

  • Indonesia: Rp8 juta – Rp40 juta/bulan 
  • Remote Global: USD 2.000 – 9.000/bulan 

Tahun 2026: Skill Lebih Penting dari Sekadar Gelar 

Tahun 2026 menandai era di mana skill, pengalaman, dan kemampuan adaptasi jauh lebih penting dibanding gelar semata. Kalau kamu mau tetap relevan di dunia kerja, maka: 

  1. Mulai upgrade skill dari sekarang 
  2. Bangun portfolio, bukan hanya CV 
  3. Terbuka dengan peluang remote & global 

Untuk menghadapi persaingan ketat di era teknologi 2026, tidak cukup hanya upgrade skill. Kamu juga perlu memfasilitasi diri dengan teknologi pendukung yang membuat aktivitas harian lebih efisien, termasuk dalam urusan pembayaran. 

Di tengah rutinitas belajar, bekerja, dan mengembangkan karier, kemudahan transaksi jadi hal penting. Mulai dari bayar QRIS di merchant favorit, beli pulsa dan paket data, bayar tagihan internet, listrik, dan air, hingga transportasi, transfer, dan tarik tunai tanpa kartu, semuanya bisa dilakukan lebih praktis dengan LinkAja

Karena di era serba digital, fokusmu seharusnya ada pada pengembangan diri, bukan pada urusan pembayaran yang ribet. 

Upgrade skill jalan, urusan bayar pun beres pakai LinkAja! 

 

 


Artikel Terkait

Kategori Lainnya