24 June 2020

Bantu Ibu di Indonesia Cegah Stunting dan Malnutrisi

Adanya pandemi menyebabkan terhentinya layanan Posyandu di berbagai pelosok Indonesia. Para peneliti dan ahli berpendapat bahwa pengurangan layanan kesehatan ibu dan anak meskipun dalam jumlah yang sedikit  diakibatkan oCOVID19, bisa mengakibatkan kematian anak hingga 42,240 dan penambahan sebanyak 2,030 kematian ibu hamil per bulan, dengan skenario terburuk dari masalah ini akan berakibat pada penambahan jumlah kematian anak hingga 1,157,000 dan 56,700 kematian ibu hamil dalam 6 bulan. Efek tidak langsung ini akan lebih parah dari dari efek penyakit COVID sendiri, dengan konsekuensi sosial dan ekonomi jangka panjang untuk individu dan masyarakat. Jangan biarkan ini terjadi di Indonesia!

Poster tinggi badan adalah cara yang mudah dan efektif untuk memperkuat pesan-pesan positif terkait stunting, malnutrisi dan pencegahan penyakit.

Kami ingin mendistribusikan 20,000 poster tinggi badan dalam 3 bulan ke depan dan kami butuh bantuanmu untuk melakukannya. Kami punya rekan percetakan yang akan mencetak Rp 10,000 per poster. Tapi kami juga harus mengirimkan poster-poster tersebut, dan diestimasi sekitar Rp 10,000/ poster. Dengan Rp 20,000 jaminan donasi bahwa poster akan tiba untuk ibu hamil di Aceh, Flores atau Sumbawa. Dengan donasi Rp 200,000 berarti kami bisa kirim 20 poster tinggi badan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Adanya bukti-bukti dari Bank Dunia untuk poster tinggi badan:

Setelah sekitar enam bulan implementasi, 65 persen pengasuh anak (mayoritas ibu-ibu) mampu mendefinisikan stunting dan 48 persen mampu menjelaskan mengapa stunting penting – peningkatan besar dari 4 persen di awal kegiatan.

Lebih penting lagi, 62 persen dari pengasuh anak mengatakan bahwa memiliki poster tinggi badan di rumah mereka membantu perubahan ke arah perilaku positif.

Dari sisi petugas kesehatan desa, pada mulanya hanya 35 persen merasa percaya diri menjelaskan aspek-aspek kunci seputar stunting dan cara pencegahan stunting, angka ini berlipat dua kali menjadi 73 persen setelah enam bulan.

Selain itu, pendekatan proyek yang melakukan kunjungan reguler dan berbagai pertemuan tingkat komunitas yang diselenggarakan dan dihadiri oleh kepala desa, tampaknya berpengaruh pada meningkatnya alokasi anggaran desa untuk untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang mendukung pencegahan dan pengurangan stunting.

Selama, dua tahun terakhir 1000 Days Fund bekerja berdampingan erat dengan para kader, bidan dan pihak-pihak kesehatan di tingkat kabupaten di lebih dari 25 pulau di Indonesia, menempelkan poster yang berwarna warni, tahan lama dan mudah dimengerti di rumah ibu hamil dan ibu dengan anak dibawah 2 tahun untuk melawan stunting. Poster tinggi badan ini penuh dengan informasi yang sesuai dan bisa dilakukan sehubungan dengan perawatan 1000 hari pertama kehdupan anak seperti, memberi ASI, mencuci tangan dengan sabun.

Kenapa poster tinggi badan dan selimut?

Indonesia butuh alat edukasi yang sederhana, efektif, dan murah agar informasi dapat tersebar secara masif untuk melawan stunting.

Bagikan artikel ini :