Pertanyaan Layanan Syariah
Pertanyaan Layanan Syariah
Apa itu Layanan Syariah LinkAja?

Layanan Syariah LinkAja adalah fitur layanan uang elektronik yang dikelola sesuai kaidah-kaidah syar’i sebagaimana difatwakan dalam Fatwa DSN MUI No. 116/DSN-MUI/IX/2017, dan merupakan bagian layanan uang elektronik yang diselenggarakan oleh PT. Fintek Karya Nusantara (“Finarya”) yang telah terdaftar dan diawasi oleh Bank Indonesia. Layanan ini dirancang dengan menggunakan skema Syariah melalui akad Qard antara Finarya dan Pelanggan.

Segala promosi berupa Hadiah Berkah, Potongan Harga Berkah dan Extra Saldo Berkah dan promo lainnya di LinkAja dapat diperoleh pelanggan Layanan Syariah LinkAja, jika program tersebut sudah disesuaikan dengan prinsip Syariah. Pelanggan dapat mengetahui informasi promo yang sedang berjalan di halaman 'Promo' yang terdapat di aplikasi.

Terdapat tiga jenis promosi yang ada di Layanan Syariah LinkAja yaitu Hadiah Berkah, Potongan Harga Berkah dan Extra Saldo Berkah. Ketiga jenis promosi ini sudah disesuaikan dengan kaidah syariah dan telah mendapat persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah.

Semua merchant yang sudah bekerja sama dengan LinkAja akan otomatis menerima pembayaran dengan Layanan Syariah LinkAja. Namun, jika suatu merchant sedang memiliki program diskon atau cashback yang ditanggung sebagian atau sepenuhnya oleh LinkAja, maka program tersebut tidak akan berlaku untuk pelanggan Layanan Syariah LinkAja.

Tidak, satu nomor ponsel hanya dapat digunakan untuk satu akun - LinkAja atau Layanan Syariah LinkAja.

Pelanggan LinkAja dapat mengubah akunnya menjadi Layanan Syariah LinkAja melalui aplikasi LinkAja. Dengan menyelesaikan proses aktivasi Layanan Syariah LinkAja berarti Pelanggan menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.

Alhamdulillah, sejak tanggal 16 September 2019, PT. Fintek Karya Nusantara (FINARYA) sebagai penerbit uang elektronik “LinkAja” telah mendapatkan Sertifikat Kesesuaian dengan Prinsip Syariah. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin selaku Wakil Presiden terpilih dan Ketua Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dalam acara Islamic Digital Day yang berlangsung di Financial Hall, Jakarta kepada Ibu Emma Sri Martini selaku Direktur Utama PT. Telkomsel (Pemegang Saham Pengendali PT. FINARYA). Keterangan selengkapnya dapat dilihat pada situs resmi DSN MUI (bagian ‘Teknologi Informasi’, poin C).

Akad Qard adalah akad pinjaman di mana Pelanggan menitipkan uangnya kepada Finarya dalam bentuk pinjaman. Sebagai pihak yang dipinjamkan dana, Finarya berhak menitipkan dana tersebut kepada Bank Syariah di mana Finarya tidak mengenakan biaya dan menyimpan sepenuhnya uang Pelanggan di Bank Syariah dalam bentuk dana giro. Finarya wajib mengembalikan dana yang disetorkan sesuai yang disepakati dalam penggunaan Uang Elektronik Layanan Syariah LinkAja yaitu saat Pelanggan melakukan pembayaran atau pembelian menggunakan aplikasi LinkAja. LinkAja tidak memberikan segala bentuk bagi hasil atau manfaat yang bertentangan dengan syar’i kepada Pelanggan.

Fitur Layanan Syariah LinkAja dapat digunakan oleh siapa saja yang memenuhi syarat dan ketentuan pembukaan akun LinkAja.

Potongan biaya untuk Zakat dan Infak disesuaikan oleh masing-masing lembaga yang bekerja sama dengan LinkAja, namun LinkAja memastikan setiap lembaga mengikuti arahan pemerintah yaitu potongannya tidak melebihi 12,5% per transaksi untuk Zakat dan Infak (Hak Amil).

Sedangkan untuk Wakaf, terdapat potongan 1% untuk setiap transaksi Wakaf yang kamu lakukan di aplikasi LinkAja, sehingga Wakaf yang kamu bayarkan, akan disalurkan sebesar 99% dari total yang kamu bayarkan.

Pelanggan dapat mengajukan pemblokiran akun LinkAja melalui Call Center 150911.

Kemudian pelanggan bisa mengunjungi GraPARI (khusus pelanggan Telkomsel) atau kantor layanan Operator Seluler lainnya untuk mengajukan penggantian SIM Card baru (sesuai peraturan yang berlaku di Operator Seluler masing-masing).

Apabila SIM card sudah berhasil aktif kembali, maka pelanggan dapat mengajukan buka blokir akun LinkAja melalui Call Center atau GraPARI.

LinkAja menjamin bahwa saldo terakhir yang tercatat di akun LinkAja pelanggan tidak akan hilang. Saldo dapat diklaim kembali selama pelanggan memenuhi syarat dan ketentuan proses validasi yang berlaku di Finarya.